/ Essai

Menikmati Pesona Gunung Ungaran dari Ngipik

Ini adalah cerita camping saya beberapa hari yang lalu. 2 hari sebelumnya seorang teman mengajak camping setelah sekian lama tidak camping. Karena keterbatasan dana di kantong. Saya mengusulkan untuk camping di lokasi terbuka di ngipik, ungaran. Konon, kata seoarang teman yang berdomisili di ungaran. Ngipik belum banyak di ketahui orang. Sehingga sangat sepi disana. Dan tidak dipungut bayaran sepeserpun. Eureka. Pas banget, gak ada duit sama sekali nih.

Alkisah, sabtu sore kita ber-enam berangkat. Jam 4 sore kita sampai di ungaran dan jam 5 kita baru naik ke ngipik. Perjalanan sangat sukar. Medan yang dilalui adalah jalan setapak di lereng lereng perkebunan kopi.

Itu karena jalan utama sedang ditutup. Kata teman saya, baru ada pembunuhan disana, jadi harus lewat jalan setapak memutar itu.

Sebenarnya, kalo kita lewat jalan utama, bahkan mobil pun bisa sampai puncak. Karena aspalnya pun masih bagus. Konon aspal ini ada sejak jaman belanda. Ngipik sendiri ada diatas kebun kopi yg sangat luas peninggalan jajahan belanda.

Panorama sepanjang perjalanan menyusuri kebun kopi sangat indah. Apa lagi dari ngipik kita bisa melihat lereng2 gunung ungaran yang diisahkan olah jurang2 yang dalam. Sangat indah. Kita kurang bisa menikmati mlam hari di ngipik, karena, setengah jam setelah tenda berdiri, hujan lebat mengguyur gunung ungaran, sehingg kami pun meringkuk kedinginan di dalam tenda yang hampir terbang terbawa angin.

Di ngipik ada 3 sumber mata air. Di arena paorama di bawah. Tempat motor dititipikan. 1,5 kilo diatasnya ada mataair lagi. (ini adalah lokasi kami mendirikan tenda). Baru yang terahir ada di puncak, yaitu matair puncak gunung telomoyo (kalo g salah). Hehehe.

Yang jelas tempat ini merupakan rekondasi dari saya apabila keuangan anda untuk camping sangat tipis.

Sebenarnya saya sendiri menyayangkan hanya sedikit orang yang tahu akan adanya lokasi ini. Saya sendiri membayangkan ada sebuah coffee shop atau sheesha di sana, tentu saya akan sering2 kesana melepas penat, menyegarkan pikiran. Ayo gan, bikin infrastuktur kuliner disana. Pasti mantap gan.