/ Essai

Kereta Api kelas Ekonomi, Sumber Kreatifitas Tiada Henti

Sebentar lagi liburan panjang setelah ujian ahir semester

akan tiba, bagi saya ini adalah saat yg tepat untuk memulai sebuah perjalanan. perjalanan mencari sebuah pengalaman baru. perjalanan mencari suasana "liburan" tentunya. saya memang suka jalan2. itu merupakan salah satu hobi rutinitas setiap ada waktu dan kesempatan untuk melaksanakannya. karenanya saya dapat memperoleh wawasan dan pelajaran disetiap detiknya.

Perjalanan menggunakan kereta api kelas ekonomi memang benar2 membuat kita menikmati perjalanan itu sendiri. bahkan untuk kadang2 rela berdiri sepanjang perjalanan. seperti perjalanan jakakarta-semarang kala itu atau kediri-semarang pada kesempatan lainnya. Karena penuh sesaknya saat itu saya harus berdiri sampai tujuan.

Inilah beberapa alasan saya atau mungkin sebagian orang yg memilih kereta api kelas ekonomi untuk mengantar perjalanan mereka.

  1. Super Murah atau bahkan GRATIS. Bagi penumpang yg sedikit extrim, mereka bahkan menumpang tanpa membeli karcis terlebih dahulu. Kalaupun ada pemeriksaan karcis, cukup dengan sedikit negosiasi dengan kondektur, dan masalah beres, (tentu saja dengan sedikit salam tempel yg berkisar antara 2.000 sampai 10.000 -tergantung hasil negosiasi-).
  2. Area Babas Merokok. Bagi penumpang yg tidak bisa meninggalkan kebiasaan merokok, kereta api kelas ini merupakan pilihan utama.
  3. Banyak “penyedia fasilitas”. Saya tidak menyebutnya sebagai pedagang asongan. Mereka bagi saya adalah para penyedia fasilitas, dari fasilitas menu makanan seperti apapun, jenis minuman seperti “apapun”. Sampai fasilitas musik berjalan, counter berjalan, dan panti pijat berjalan pun tersedia.
  4. Sumber kreatifitas. Tanpa kreatifitas, seseorang tak mungkin merasa nyaman dengan kereta api. Contoh : peminta-minta 1 dan yg lain akan menggunakan cara yg berbeda2 untuk mendapatkan uang. Dan sisi baiknya adalah kretifitas mereka untuk menjadi yg berbeda dengan sesama peminta di uji. Contoh lain adalah dengan kreatifitasnya, tiap orang dapat menemukan tempat tidur yg sangat nyaman. Baik tidur dibawah kursi, sampai di dalam toilet sekalipun.
  5. Menumbuhkan Mental. Tidak bisa dipungkiri kalau di kereta api kelas ekonomi pula, ancaman yg timbul semakin besar, mulai dari ancaman sindikat2 copet, pemeras berkedok pengamen. Sampai kemungkinan terjadi nya korban atas bentrokan antas supporter sepak bola pun masih bisa terjadi. Untuk itu latihlah mental anda disini. Dan katakan All izz well :)
  6. Kenalan. Kenalan disini bukan di artikan kenalan antar cewek dan cowok karena ketertarikan salah satu pihak, melainkan timbulnya percakapan dengan penumpang lain. Suasana di kereta api kelas ekonomi yg bagi sebagian orang tidak bisa menemukan kreatifitas nya untuk tidur. Akan mengisi waktu dengan berbincang2 dengan penumpang lain. Meski tak sekalipun bertanya nama, namun ada pertukaran pengalaman disana.
  7. Humor. Satu lagi yg merupakan kreatifitas dari para “Penyedia layanan”. Humor. Untuk menarik seseorang untuk membeli barang daganganganya, beraneka humor pun dilakukan.
  8. Tempat merenung yg baik. Menurut saya inilah tempat merenung yg baik setelah kamar mandi. Ditemani segelas plastik kopi yg di beli dari “penyedia fasilitas” dan isapan rokok, sambil duduk di dekat jendela, membawa pikiran kita menjadi tenang untuk kembali memikirkan sesuatu.
  9. Romantis. Ahaa? Ini adalah point paling penting. Dimana suasana jadul di kereta api ekonomi, membuat kita mudah untuk bernostalgia dan entah mengapa, kereta api adalah tempat paling udah untuk bercerita, bahkan hal2 sulit diceritakan. Selain itu dengan segala kemungkinan musibah yg bisa terjadi, hal ini bisa dimanfaatkan sebagai saat yg tepat untuk mencari kesempatan dalam kesempitan. :D
ini saran saya, secepatnya tentukan tujuan mu, gunakan kereta api kelas ekonomi. Lakukan perjalananmu sekarang. Banyak ilmu dan pengalaman yg bisa kalian ambil.